Dec 30, 2008

Matan Hadis Kelebihan Ramadhan

akum utz,

selalu disebut masa tazkirah ramadhan akan kelebihan ramadhan, antaranya satu hadis yg matannya lebih krg berikut:

"1 amalan sunat, mendapat pahala 1 fardhu, 1 amalan fardhu pula mendapat pahala 70 fardhu"

t.kasih

----------
Bismillah
Wassolatu wassalam 'ala Rasulillah SAW

Hadith tersebut berasal dari sebuah hadith yang panjang. Ia dinilai sebagai hadith "Mungkar" oleh Albani.

Sila lihat jawapan Ustaz Abu Umair:
http://al-ahkam.net/home/modules.php?op=modload&name=MDForum&file=viewtopic&t=33593

Wallahu a3lam

--------------
Salam
Kepada ahli panel ahkam yang dihormati, boleh kah antum mentakhrij "khutbah" nabi ini?
Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang solat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.
Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi makanan kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.
(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)
Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan solat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan solat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 solat fardu di bulan lain.
Barangsiapa memperbanyak selawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syaitan-syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”
(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)
P/s: Maaf, tiada dalam teks arab, tetapi "khutbah" ini agak popular di laman-laman blog.
Jazakumullah khair
shah2873
Adelaide

------------
بسم الله
والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه
أما بعد

Setakat ini kami tidak menemui khutbah Nabi dengan lafaz-lafaz tersebut. Cuma, ada satu hadis yang hampir iaitu daripada Salman al-Farisi yang menyebut bahawa Nabi SAW berkhutbah pada hari terakhir bulan Syaaban (sebelum masuk Ramadhan), yang terkandung di dalamnya beberapa fadhilat berkaitan dengan Ramadhan, puasa, dan amal ibadah pada bulan ini.

hadis khutbah tersebut diriwayatkan dalam Sahih Ibn Khuzaimah (no: 1887). Tetapi beliau tidak menjazamkan kesahihan hadis itu, malahan membuat tajuk 'Bab: Fadhilat-fadhilat Bulan Ramadhan, sekiranya hadis ini sahih'.

Kata Ibn Hajar: Status hadis ini berlegar sekitar perawi bernama Ali bin Zaid bin Jad'an, DHAIF. Dan perawi Yusuf bin Ziyad pula SANGAT DHAIF.
Dalam Silisilah Dhaifah, Albani mengatakan: MUNKAR. (no: 871).

Sebahagian daripada isi kandungan khutbah tersebut sama dengan khutbah yang anda bawa dalam soalan, seperti:

Quote:
Barangsiapa melakukan solat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 solat fardu di bulan lain.

Kami mengesyaki -Wallahu A'lam- khutbah yang dibawa itu adalah campur aduk antara beberapa hadis, kerana di dalamnya terdapat beberapa perkara yang sahih, yang munkar dan yang diperselisihkan kesahihannya.

antara yang sahih ialah:

Quote:
“Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma.

diriwayatkan -dengan lafaz 'separuh biji kurma'- oleh Imam bukhari (no: 1351), Muslim (no: 1016).

wallahu a'lam

0 comments:

Post a Comment